Eksistensi Tahu Sumedang, di dalam & di luar “Rumah” sendiri
Pedagang asongan sedang menunggu pembeli di area Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, 15 Februari 2020. Credit: Penulis/Arti. Sekitar lima meter dari tempat pemberhentian terakhir Bus TransJakarta di Terminal Bus Tanjung Priok, Ia tampak duduk termenung sambil sesekali melayani pembeli yang memesan segelas kopi. Di usia yang memasuki 53 tahun, Ajis tampak terkadang membenahi letak dagangannya yang berderet rapih di penyangga besi. Di depannya lalu lalang petugas terminal dan para calon penumpang bus antar kota mulai ramai memasuki waktu solat Ashar. Dari 20 tahun yang lalu, sekitar tahun 2000, Ia mulai menggeluti profesinya sebagai pedagang asongan di terminal ini. Ia bersama sembilan orang pedagang asongan lainnya menjajakannya dari bus satu ke bus lainnya sesuai dengan shift yang telah disepakati. “Kebetulan saya baru mulai jualan jam 3 ini. Di sini ada tiga waktu jualan. Pagi, siang jam 12, dan jam 3 sore,” terang Ajis saat di temui di ruang runggu penumpang Terminal ...